UMK Batam 2015 sebesar Rp 2.685.302

Penetapan Upah Minimum Kota / UMK hampir di setaip tahunnya mengalami banyak penyesuaian berdasarkan survei KHL di masing-masing kota/daerah, termasuk dalam penetapan UMK Batam 2015 yang pada akhir bulan november 2014 sudah ditetapkan oleh Gubernur Provinsi Kepri Muhammad Sani yang sebesar Rp 2.685.302 yang naik sekitar Rp 200ribu dari UMK Batam tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2.422.092, melalui SK penetapan yang ditandatangani pada Kamis (20/11/2014). 

Tagor Napitupulu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri sekaligus Ketua Dewan Pengupahan Kepri mengatakan, pelaksanaan penandatanganan besaran UMK Batam dilakukan Gubernur setelah menerima keputusan DPP Kepri dan kembali membahas serta mempertimbangkanya di internal pemerintah. "Penetapan UMK di atas dari usulan serta rekomendasi wali kota dan penandatanganan SK dilakukan, bersama dengan penetapan upah minimum kabupaten/kota lainya," kata Tagor.

Selain menetapkan besaran UMK Batam 2015 Rp2.685.000 juta lebih, tambah Tagor, Gubernur juga mengesahkan Upah Kelompok yang terdiri dari kelompok 1 sebesar Rp.2.873.273, kelompok 2 Rp2.715.565, kelompok 3 Rp2.689.196. Sedangkan kabupaten/kota lainnya, ditetapkan sesuai dengan usulan serta rekomendasi yang diajukan oleh bupati dan wali kotanya masing-masing.

Baca Juga:
Meskipun penetapan UMK Medan 2015 diwarnai banyak protes dari serikat pekerja, dengan melakukan demo namun, di Penghujung tahun 2014 Gubernur provinsi Kepri menegaskan kembali tidak akan melakukan perubahan besaran UMK Batam 2015 yang sudah ditetapkan sebelumnya yang nominalnya Rp 2.685.302 serta menghimbau semua pihak patuh dengan UMK Batam yang baru ini.
u
Back To Top